MAKALAH HIDROLIKA PDF

I. TUJUAN 1. Memahami cara kerja Hydraulic Bench. 2. Mengukur debit aktual aliran fluida dengan menggunakan prinsip kerja Hydraulic Bench. 3. Menentukan. MAKALAH HIDROLIKA SALURAN TERTUTUP PUKULAN AIR (WATER HAMMER) MAKALAH UNTUK MEMENUHI TUGAS KULIAH HIDROLIKA SALURAN. Aliran yang melalui ambang lebar terdapat 3 tipe karakteristik yaitu: 1. Keadaan loncat. 2. Keadaan peralihan. 3. Keadaan tenggelam.

Author: Maugrel Tojagami
Country: Gambia
Language: English (Spanish)
Genre: Medical
Published (Last): 15 February 2014
Pages: 214
PDF File Size: 18.41 Mb
ePub File Size: 2.79 Mb
ISBN: 308-9-42675-297-6
Downloads: 27850
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Zolokasa

Skip to main content. Log In Sign Up. Memahami cara kerja Hydraulic Bench. Mengukur debit aktual aliran fluida dengan menggunakan prinsip kerja Hydraulic Bench. Menentukan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi debit air dengan menggunakan Hydraulic Bench. Mengetahui penerapan dan aplikasi Hydraulic Bench pada bidang infrastruktur hidrrolika.

Hydraulic bench dilengkapi dengan tuas yang berbentuk seperti jungkat-jungkit. Tuas tersebut menghubungkan beban dengan bak penampungan debit air. Tuas tersebut dapat bergerak naik-turun berdasarkan massa beban dan debit yang mengalir.

Hydraulic Bench juga dilengkapi dengan Calm Lever yang berguna untuk menaik-turunkan tuas pada saat akan membuang air hidrolikw ada dalam bak hingga keadaan setimbang kembali.

Mekanisme yang digunakan pada alat Hydraulic Bench ini adalah tuas keseimbangan. Prinsip kerja hyraulic bench ini adalah penggunaan beban untuk mengukur debit yang dihasilkan debit aktual dan juga memperhitungkan waktu yang diperlukan oleh debit air dari awal aliran hingga tuas yang diberi beban terangkat karena beban air dalam bak penampung.

Debit aliran fluida berbanding dengan massa jenis fluida, massa debit air tiga kali massa beban yang digunakan pada percobaan. Perbandingan ini didapatkan dari perbandingan antar lengan pada Hydraulic bench, yaitu 1 jarak ke beban dan 3 jarak keseluruhan.

Faktor yang memengaruhi nilai debit aktual yang lebih ,akalah diantaranya Head Loss, gesekan antara fluida dengan pipa, viskositas suatu fluida, dan sebagainya. Hydraulic bench dilengkapi dengan tuas yang menghubungkan beban dengan bak penampungan debit air.

Yasinta Surya –

Apabila tuas tersebut berada pada ketinggian seimbang setelah diberi beban, maka dapat disimpulkan bahwa massa debit air tiga kali massa beban. Hydraulic Bench juga dilengkapi dengan Calm Lever. Calm lever berguna untuk menaik-turunkan tuas pada saat akan membuang air yang ada dalam bak hingga tuas kembali dalam keadaan setimbang.

Karena sulitnya pengukuran volume air yang mengalir, misalnya diletakkan di atas timbangan, maka digunakan alat ini dengan prinsip seperti jungkat-jungkit. Data Awal Temperatur awal: Data yang diperoleh dari hasil percobaan B. Perhitungan Debit Aktual V. Setelah keran diputar, air akan mengalir menuju measuring tank yang mempunyai drain valve untuk mengeluarkan air.

Tutup measuring tank agar air yang mengalir tertampung di dalamnya dan saat beban hendak terangkat waktu dihitung hingga beban turun waktu berhenti dihitung. Ulangi sebanyak lima kali sesuai variasi kecepatan yang ditentukan. Bagian Hydraulic Bench Sumber: Di antaranya yaitu hubungan antara debit aktual dan waktu, hubungan antara kecepatan dan waktu, dan juga hubungan antara debit aktual dan volume.

  ENFERMEDAD DE KORSAKOFF PDF

Mencari Volume air fluida dengan: Grafik hubungan antara Debit Aktual terhadap Waktu Berdasarkan rumus: Berdasarkan data yang telah diplotkan di grafik dari hasil percobaan, didapatkan nilai gradien negatif dari hasil regresi. Itu membuktikan bahwa adanya perbandingan yang negatif terbalik antara sumbu y debit dan sumbu x waktu. Jadi, dapat disimpulkan bahwa data yang diperoleh dari percobaan akurat, yaitu memenuhi persamaan debit yaitu adanya perbandingan terbalik.

Hal ini juga dikuatkan dengan nilai R2 yang bernilai 0, yang menyatakan bahwa adanya hubungan kebergantungan y debit aktual yang signifikan terhadap x waktu.

Sehingga terbukti bahwa hydraulic bench dapat mengukur debit aliran dari air. Dengan pencatatan lima kali untuk setiap variasi. Diharapkan dengan pencatatan waktu sebanyak lima kali ini dapat meminimalisir kesalahan yang disebabkan oleh praktikan. Jika volume diperbesar maka debit juga akan membesar.

Multitubular Fixed Bed Reactor Tugas Umum.docx

A yaitu hubungan kecepatan dengan debit yang berbanding lurus. Sementara dalam percobaan ini, variasi kecepatan dilakukan namun dengan volume yang sama.

Oleh karena itu itu, dengan volume yang sama dan kecepatan yang berbeda, menyebabkan grafik berbentuk garis lurus vertikal. Hldrolika antara waktu terhadap volume Grafik Hubungan Volume terhadap Waktu 0 0 0 Linear volume m3 Linear 0 0 5 10 15 20 25 30 waktu s Grafik 4.

Grafik hubungan antara Volume terhadap Waktu Berdasarkan rumus: Dari hasil percobaan yang telah diplotkan ke grafik, diperoleh persamaan garis dengan gradien positif yang artinya adanya perbandingan positif berbanding lurus antara sumbu x dan sumbu y. Namun pada percobaan di atas, mzkalah volume konstan dalam setiap percobaan.

Praktikum Hidrolika by Rara Noviarti on Prezi

Ini dikarenakan persamaan perlakuan dari variasi-variasi debit yaitu menggunakan beban 2,5 kg pada Hydraulic Bench, maka volume air 3 kali berat beban adalah 7,5 kg. Kesalahan pengukuran suhu dengan termometer akan memengaruhi hasil perhitungan debit. Hal ini dapat terjadi karena suhu yang terukur akan digunakan untuk menghitung massa jenis fluida yang selanjutnya digunakan untuk menghitung volume dan debit. Jadi dalam menghitung debit fluida, kita harus memperhatikan dengan benar berapa suhu pada saat itu.

Kesalahan lain yang mungkin terjadi adalah kesalah mengukur waktu ketika beban pada hydraulic bench tepat akan naik, penempatan beban yang kurang akurat juga dapat memengaruhi perhitungan debit, semakin lama beban diletakkan setelah tuas terangkat, maka perhitungan debit menjadi kurang akurat begitupula dengan pengaturan waktu dimulai dan dihentikan pada stopwatch. Hal — hal inilah yang mungkin menyebabkan perbedaan debit aktual dengan debit teoritis.

Terdapat perbedaan antara debit aktual Q aktual dengan debit teoritis Q teoritis. Perbandingan Q aktual dengan Q teoritis disebut dengan Cd atau koefisien discharge.

Q aktual didapatkan dari hasil percobaan dengan menghitung volume air dan waktu. Perhitungan volume dipengaruhi oleh temperatur air saat percobaan.

  GMAT GWD PDF

Hidrolika Lumpur Pemboran Jilid I

Temperatur air yang diukur berbeda saat awal dan akhir percobaan, sehingga dalam perhitungan digunakan temperatur rata-rata. Hal signifikan yang membedakan antara Q aktual dan Q teoritis adalah Q aktual merupakan debit keluaran suatu pipa yang di perhatikan Headlossnya.

Pada faktanya, fluida ideal itu hampir tidak adasehingga dengan realistis kita menambahkan rumus Q teoritis dikali dengan Cd. Sebaliknya, Q teoritis merupakan acuan untuk menghitung debit aliran pada fluida ideal.

Dari percobaan ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kerapatan atau massa jenis dengan suhu, di mana semakin tinggi temperatur maka massa jenis akan semakin rendah, hal ini terjadi karena massa jenis berbanding lurus terhadap massa.

Prinsip Hydraulic Bench dapat digunakan untuk mengalirkan fluida pada sistem drainase, sehingga mahasiswa dapat mengetahui debit aktual dari fluida pada suatu kondisi di lingkungan dan membandingkanya dengan debit teoritis yang didapatkan dari hasil perhitungan. Prinsip Hydraulic Bench dapat digunakan dalam bidang pengelolaan air limbah yang digunakan sebagai alat pembanding debit air limbah yang dialirkan secara aktual dengan debit air limbah yang dialirkan secara teoritis.

Dalam alat ukur PDAM makallah mengetahui debit minimum dan maksimum agar dapat ditentukan jumlah pasokan air bersih yang dibutuhkan konsumen untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka serta untuk pengukuran headloss yang digunakan dalam sistem pengolahan air minum, pada turbin reaksi, turbo pump dan turbo blower.

Perbedaan kecepatan mengakibatkan perbedaan waktu dan berhubungan langsung dengan perbedaan debit aktual yang dihasilkan. Dari hasil percobaan tersebut, diperoleh besar debit aktual yaitu: Perbedaan nilai ini dipengaruhi oleh faktor faktor yang bejera pada fluida itu sendiri. Sehingga dapat ditemukan bahwa terjadi ketidaksamaan perhitugan antara Qteoritis. Dari hidrolija ini pula diketahui bahwa faktor faktor ini menunjukan bahwa dalam keadaan nyata, kondisi perhitungan debit tidaklah ideal.

Dari beberapa poin tersebut, dapat dikatakan hubungan antara Qaktual dan Qteoritis adalah energi pada Qaktual hilang akibat beberapa faktor- faktor eksternal tersebut.

Praktikum kali ini dapat di aplikasikan di berbagai alat ukur seperti venturimeter, rotameter, orifacemeter lalu dapat diaplikasikan pada alat ukur PDAM untuk pengukuran headloss yang digunakan dalam sistem pengolahan air minum, pada turbin reaksi, turbo pump dan turbo blower.

Mekanika Fluida hiidrolika Hidraulika. John and Joseph B. Fluid Mechanics with Engineering Application. Remember me on this computer.

Enter the email address you signed up with and we’ll email you a reset link. Click here nakalah sign up. Help Center Find new research papers in: