FOTOPERIODISME TUMBUHAN PDF

fotoperiodisme tumbuhan pdf reader. Quote. Postby Just» Tue Aug 28, 20 am. Looking for fotoperiodisme tumbuhan pdf reader. Will be grateful for any. Peranan Cahaya Terhadap Tumbuhan a) Fotoperiodisme Lama penyinaran relative antara siang dan malam dalam 24 jam akan. Faktor esensial pertumbuhan dan perkembangan tanaman; Cahaya memegang peranan penting dalam proses fisiologis tanaman, terutama fotosintesis.

Author: Kajiramar Kazirn
Country: Guinea
Language: English (Spanish)
Genre: Marketing
Published (Last): 19 March 2011
Pages: 186
PDF File Size: 4.98 Mb
ePub File Size: 15.13 Mb
ISBN: 684-4-56079-495-7
Downloads: 58817
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Mukasa

Paper Hidrologi Download Report. Published on Nov View Download 7. Latar BelakangTanaman merupakan bagian besar dari alam yang ada di bumi kita ini. Selain itu keberadaan tanamann di bumi ini sebagai produsen terbesar sangatlah penting, karena ia merupakan satu kesatuan dari rantai makanan yang terdapat dalam ekosistem.

Ekosisitem terdiri dari teridiri dari dua macam komponen yaitu abiotik dan biotik. Faktor biotik yaitu terdiri dari tumbuhan, hewan, dan manusia. Sedangkan komponen abiotik yaitu antara lain: Antara komponen biotik dan abiotik saling mempengaruhi satu sama lainmisalnya, tumbuhan memerlukan fotoperioidsme matahari untuk melakukan fotosintesis. Cahaya matahari adalah sumber energi utama bagi kehidupan seluruh makhluk hidup didunia.

Bagi manusiahewan dan tumbuhan cahaya matahari adalah penerang dunia ini. Selain itu, bagi tumbuhan khususnya yang berklorofil cahaya matahari sangat menentukan proses fotosintesis.

Fotosintesis adalah proses dasar pada tumbuhan untuk menghasilkan makanan. Makanan tumbuhqn dihasilkan akan menentukan ketersediaan energi untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Berdasarkan uraian diatas maka saya akan membuat makalah yang berjudul pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman palawija. Bagi manusia dan hewan cahaya matahari adalah penerang dunia ini. Selain itu bagi tumbuhan khususnya yang berklorofil cahaya matahari sangat menentukan prosesfotosintesis.

Cahaya dibutuhkan oleh tanaman mulai dari proses perkecambahan biji sampai tanaman dewasa.

Fotoperiodisme – PDF Free Download

Dengan demikian cahaya dapat menjadi faktor pembatas utama di dalam semua ekosistem. Merupakan faktor lingkungan yang sangat penting sebagai sumber energi utama bagi ekosistem. Bagi tumbuhan khususnya yang berklorofil cahaya matahari sangat berperan dalam proses fotosintesis.

Makanan yang dihasilkan akan menentukan ketersediaan energi untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan Annonymous, Cahaya matahari mempengaruhi ekosistem secara global karena matahari menentukan suhu. Cahaya matahari juga merupakan unsur vital yang dibutuhkan oleh tumbuhan sebagai produsen untuk berfotosintesis.

Cahaya Optimal bagi Tumbuhan Kebutuhan minimum cahaya untuk proses pertumbuhan terpenuhi bila cahaya melebihi titik kompensasinya Wirakusumah, Beberapa tumbuhan mempunyai karakteristika yang dianggap sebagai adaptasinya dalam mereduksi kerusakan akibat cahaya yang terlalu kuat atau supra optimal.

Dedaunan yang mendapat cahaya dengan intensitas yang tinggi, kloroplasnya berbentuk cakram, posisinya sedemikian rupa sehingga cahaya yang diterima hanya oleh dinding vertikalnya. Antosianin berperan sebagai pemantul cahaya sehingga menghambat atau mengurangi penembusan cahaya ke jaringan yang lebih dalam. Besarnya energi matahari yang diterima oleh tanaman tidak sama dari musim ke musim dan latitude ke latitude lainnya. Tetapi besarnya energi matahari yang diterima tanaman tumbuhan setiap tahunnya pada latitude yang sama tidak sama bervariasi dan besarnya energi matahari yang ditangkap tanaman untuk jenis tanaman yang berbeda, juga akan berbeda-beda pula.

Kekurangan cahaya matahari akan mengganggu proses fotosintesis dan pertumbuhanmeskipun kebutuhan cahaya tergantung pada jenis tumbuhan. Selain itukekurangan cahaya saat perkecambahan berlangsung akan menimbulkan gejala etiolasi dimana batang kecambah akan tumbuh lebih cepat namun lemah dan daunnya berukuran kecil, tipis dan bewarna pucat tidak hijau. Semua ini terjadi dikarenakan tidak adanya cahaya sehingga dapat memaksimalkan fungsi auksin untuk pemanjangan sel-sel tumbuhan.

Sebaliknyatumbuhan yang tumbuh di tempat terang menyebabkan tumbuhan tumbuhan tumbuh lebih lambat dengan kondisi relative pendekdaun berkembang baik lebih lebar, lebih hijautampak lebih segar dan batang kecambah lebih kokoh.

Ada tiga aspek penting yang perlu dikaji dari faktor cahaya, yang sangat erat kaitannya dengan sistem ekologi, yaitu: Kualitas cahaya atau komposisi panjang gelombangIntensitas cahaya atau kandungan energi dari cahaya.

Kualitas CahayaSecara fisika, radiasi matahari merupakan gelombang- gelombang elektromagnetik dengan berbagai panjang gelombang.

Tidak semua gelombang- gelombang tadi dapat menembus lapisan atas atmosfer untuk mencapai permukaan bumi. Umumnya kualitas cahaya tidak fotoperiodismd perbedaan yang fotoperuodisme antara satu tempat dengan tempat lainnya, sehingga tidak selalu merupakan faktor ekologi yang penting. Umumnya tumbuhan teradaptasi untuk mengelola cahaya tumbuhah panjang gelombang antara 0,39 7,6 mikron.

  LIBRO LA ULTIMA LECCION RANDY PAUSCH PDF

Klorofil yang berwarna hijau mengasorpsi cahaya merah dan biru, dengan demikian panjang gelombang itulah yang merupakan bagian dari spectrum cahaya yang sangat bermanfaat bagi fotosintesis.

Pada ekosistem daratan kualitas cahaya tidak mempunyai variasi yang berarti untuk mempengaruhi fotosintesis. Pada ekosistem perairan, cahaya merah dan biru diserap fitoplankton yang hidup di permukaan sehingga cahaya hijau akal lewat atau dipenetrasikan ke lapisan lebih bawah dan sangat sulit untuk diserap oleh fitoplankton. Pengaruh dari cahaya ultraviolet terhadap tumbuhan masih fotoperiodjsme jelas.

Yang fotopreiodisme cahaya ini dapat merusak atau membunuh bacteria dan mampu mempengaruhi perkembangan tumbuhan menjadi terhambatcontohnya yaitu bentuk- bentuk daun yang roset, terhambatnya batang menjadi panjang. Intensitas cahayaIntensitas cahaya atau kandungan energi merupakan aspek cahaya terpenting sebagai faktor lingkungan, karena berperan sebagai tenaga pengendali utama dari ekosistem. Intensitas cahaya terbesar terjadi tumbujan daerah tropika, terutama daerah kering zona aridsedikit cahaya yang direfleksikan oleh awan.

Di daerah garis lintang rendah, cahaya matahari menembus atmosfer dan membentuk sudut yang besar dengan permukaan bumi. Sehingga lapisan atmosfer yang tembus berada dalam ketebalan minimum. Intensitas cahaya menurun secara cepat dengan naiknya garis lintang.

Pada garis lintang yang tinggi matahari berada pada sudut yang rendah terhadap permukaan bumi dan permukaan atmosfer, dengan demikian sinar menembus lapisan atmosfer yang terpanjang ini akan mengakibatkan lebih banyak cahaya yang direfleksikan dan dihamburkan olehlapisan awan dan pencemar di atmosfer Sasmitamihardja, Kepentingan Intensitas CahayaIntensitas cahaya dalam suatu ekosistem adalah bervariasi. Kanopi suatu vegetasi akan menahan dann mengabsorpsi sejumlah cahaya sehingga ini akan menentukan jumlah cahaya yang mampu menembus dan merupakan sejumlah energi yang dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan dasar.

Intensitas cahaya yang berlebihan dapat berperan sebagai faktor pembatas. Cahaya yang kuat sekali dapat merusak enzim akibat foto- oksidasi, ini menganggu metabolisme organisme terutama kemampuan di dalam mensisntesis protein Annonymous, Titik KompensasiDengan tujuan untuk menghasilkan produktivitas bersih, tumbuhan harus menerima sejumlah cahaya yang cukup untuk membentuk karbohidrat yang memadai dalam mengimbangi kehilangan sejumlah karbohidrat akibat respirasi.

Apabila semua faktor- faktor lainnya mempengaruhi laju fotosintesis dan respirasi diasumsikan konstan, keseimbangan fotoperuodisme kedua proses tadi akan tercapai pada sejumlah intensitas cahaya tertentu.

Fotoperiodisme adalah respon dari suatu organisme terhadap lamanya penyinaran sinar matahari. Contoh dari fotopediodisme adalah perbungaan, jatuhnya daun, dan dormansi. Di daerah sepanjang khatulistiwa lamanya siang hari atau fotoperiodisme akan konstan sepanjang tahun, sekitar fptoperiodisme jam.

Di daerah temperate atau bermusim panjang hari lebih dari 12 jam pada musim panas, tetapi akan kurang dari 12 jam pada musim dingin.

Conio.h c++ pdf

Berdasarkan respon tanaman terhadap fotoperiodemembagi tanaman atas tiga golongan yaitu: Tanaman berhari gumbuhan berhari panjangTanaman berhari netralTanaman Fotopeeiodisme PendekTanaman berhari pendek footoperiodisme tanaman yang hanya dapat berbunga bila panjang hari kurang dari nilai kritis panjang hari maksimum. Panjang hari maksimum berkisar antara 12 jam sampai 14 jam. Tanaman yang berhari pendek akan mengalami pertumbuhan vegetative terus menerus apabila panjang hari melewati nilai kritis, dah akan berbunga di hari pendek di akhir musim panas dan musim gugur.

Tetapi tanaman berhari pendek tidak berbunga di hari pendek fotoperiodismr awal musim semi, dan akan berbunga di hari pendek pada akhir musim panas. Hal ini disebabkan karena suhu tidak fotoperiodime hangat untuk melanjutkan pertumbuhan ke fase reproduktif.

Disamping itu pertumbuhannya cotoperiodisme yang tersedia pada saat itu belum mencukupi untuk mengantarkan tanaman kepembungaan, disamping benyak system hormone, enzim dan lain-lain juga belum siap. Tanaman yang tidak peka terhadap fotoperiode yang tergolong berhari pendek, biasanya mempunyai sifat fisiologis yang menonjol daripada sifat yang ditimbulkan oleh pengaruh ligkungan.

Misalnya pembungaan dan pembuahan akan lebih dipengaruhi oleh ketersediaan asimilat dan sistem hormone dalam tubuhnya. Tanaman yang peka terhadap fotoperiode, pembungaan dan pembentukan buahnya sangat ditentukan oleh panjangnya hari sebesar 15 menit saja sudah berarti bagi terbentuknya bunga. Tanaman Berhari PanjangTanaman berhari panjang adalah tanaman yang menunjukkan respon berbunga lebih cepat bila panjang hari lebih panjang dari panjang hari minimum kritis tertentu, atau disebut pula tanaman bermalam pendek yakni Tumbuhan timbuhan memerlukan lamanya siang hari lebih dari 12 jam untuk terjadinya proses perbungaan, seperti gandum, bayam, dll.

  BA6219B DATASHEET PDF

Tanaman berhari panjang yang berasal dari zone sedang temperate akan berbunga dalam bulan mei dan juli apabila panjang siang selama 15 jam.

Sebagai contoh tanaman berhari panjang adalah spinasi spinacia oler acea L Barley Hordeum sppRey Secale cerealeBit gula Beta vulgarisAlfalfa dan lain-lain. Tarwe winter Triticum aestivum yang tergolong tanaman berhari panjang menghendaki lama penyinaran lebih dari 14 jam sehari dan untuk berkecambah memerlukan suhu rendah.

Sedangkan pertumbuhan selanjutnya sampai berbunga dan berbuah menghendaki suhu yang lebih tinggi dan hari-hari panjang.

Bila syarat-syarat yang dikehendakinya tidak terpenuhi, maka tarwe winter tidak dapat menghasilkan bunga dan buah. Kombinasi suhu dan panjang hari yang mengontrol pertumbuhan vegetatif dan generatif pada beberapa jenis tanaman hari panjang sebenarnya dapat diciptakan dengan perlakuan-perlakuan terhadap tanaman. Misalnya penyinaran singkat di malam hari untuk memperpendek periode gelap.

Fotoperioddisme seperti ini dapat mempengaruhi perbungaan, khususnya pada tanaman yang menghendaki panjang siang lebih dari 15 jam. Perlakuan vernalisasi pada biji tarwe winter akan berkecambah akan menyebabkan proses yang menginduksi kecambah ke arah pertumbuhan menuju pembentukan primordia bunga.

Karena biji tarwe winter pada saat berkecambah juga memerlukan fase gelap yang lebih panjang hari pendekmaka selain vernalisasi, untuk mengantarkan tanaman ini ketahap pembungaan juga diperlukan perlakuan fotiperiodisme buatan. Sedangkan hari panjang dan suhu tinggi yang diharapkan untuk pertumbuhan vegetatif dapat dibuat dengan penyinaran singkat fotooeriodisme malam hari dengan lampu listrik yang berkapasitas 50 watt setiap meter bujur sangkar selama lebihkurang 5 jam.

Tanaman Berhari NetralTanaman berhari netral intermediate adalah tanaman yang berbunga tidak dipengaruhi oleh panjang hari. Tanaman intermediate dalam zona sedang bisa berbunga dalam beberapa bulan. Tetapi tanaman yang tumbuh di daerah tropik yang mengalami 12 jam siang dan 12 jam malam dapat berbunga terus menerus sepanjang tahun. Oleh karena itu tanaman yang tumbuh di daerah tropik pada umumnya adalah tanaman intermediate. Yang tergolong tanaman intermediate adalah kapas Gossypium hirsutumtembakau Nicotiana tobaccumbunga matahari Helianthus annustomat dan lain sebagainya.

Tanaman intermediate memerlukan pertumbuhan vegetatif tertentu sebagai tahap untuk menuju tahap pembungaan tanpa dipengaruhi oleh fotoperiode. Apabila beberapa tumbuhan terpaksa harus hidup di kondisi fotoperiodisme yang tidak optimal, maka pertumbuhannya akan bergeser ke pertumbuhan vegetatif.

Di daerah khatulistiwa, tingkah laku tumbuhan sehubungan dengan fotoperiodisme ini tidaklah menunjukkan adanya pengaruh yang mencolok. Tumbuhan akan tetap aktif dan berbunga sepanjang tahun asalkan faktor- faktor lainnya dalam hal ini suhu, air, dan nutrisi tidak merupakan faktor pembatas Syamsuri, Untuk dapat memperoleh energy bagi pertumbuhan dan perkembangannya, tumbuhan memerlukan sejumlah cahaya minimal.

Fotoenergetic adalah pertumbuhan yang dipengaruhi oleh banyaknya energy yang diserap dari sinar matahari oleh bagian tanaman.

Fotoperiodisme

Intensitas cahaya yang tinggi di daerah tropis tidak seluruhnya dapat digunakan oleh tanaman. Sehingga hasil fotosintesis berkurang apabila intensitas cahaya kurang dari batas optimum yang dibutuhkan oleh tanaman,Setiap daun pada tumbuhan harus memproduksi energy yang cukup besar sehingga dapat dimanfaatkan setelah dikurangi energy untuk respirasi. Jika tumbuhan kekurangan cahaya dalam waktu panjang, maka lambat laun akan mati.

Proporsi cahaya yang dibutuhkan untuk menyeimbangkan hasil fotosintesis dan kebutuhan respirasi disebut titik kompensasi cahayaFotosintesisadalah suatu prosesbiokimiapembentukan zat makanan atau energi yaitu glukosa yang dilakukantumbuhan,alga, dan beberapa jenisbakteridengan menggunakan zat hara, karbondioksida, dan air serta dibutuhkan bantuan energi cahaya matahari. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan dibumi.